"2030 = Era Virtual World"
Virtual World merupakan suatu konsep game yang digunakan dalam kepentingan trainning, advertising, simulasi, edukasi. Namun dalam pekembangannya game tidak hanya dirancang untuk hiburan semata, Tetapi dapat digunakan sebagai media pendidikan seperti permainan simulasi medis serta simulasi-simulasi lainnya.
Virtual World ini sering disebut sebagai next step dari perkembangan interface dunia maya, karena sebuah langkah wajar jika interaksi yang berbasis 2D (Web) menjadi 3D (Virtual World).
Virtual World ialah aplikasi “game like” namun didalamnya tidak ada satu tujuan atau goal yang harus di capai. user yang login dalam Virtual World bisa melakukan apa saja layaknya di dunia, bahkan lebih lagi. Di Amerika virtual world ini cukup disorot kalangan bisnis, terbukti dengan banyaknya perusahaan yang sudah terjun membuat representatif dalam virtual world ini, diantaranya IBM, Apple, Dell, dst.
Dari sisi bisnis hal-hal yang bisa di lakukan diantaranya:
1. Sales & Marketing, perusahan dapat melakukan penjualan didalam virtual world seperti layaknya membuka toko atau ikut pameran. di dalamnya semua produk dapat ditampilan dan dapat perjual belikan.
2. Customer Support, perusahaan membuka perwakilan dimana pelanggan bisa mengungkapkan keluhan atau masukkan, di dunia virtual perwakilan bisa di visualkan langsung ditangani manager atau direktur perusahaan yang bersangkutan sehingga terlihat lebih peduli pelanggan.
3. PR/External Communication, dalam Virtual World Anda dapat membuat semacam gethering atau press conference yang terbuka untuk senyalurkan pesan PR anda. karena tidak memerlukan sewa tempat maka biaya bisa di tekan.
4. Internal Commnication. perusahaan bisa membuat semacam ruang sosialisasi virtual atau ruang kumpul dimana semua pegawai bisa dikumpulkan untuk melakukan internal communication.Misalkan saja forum seperti itu dapat dimanfaatkan untuk mengkomunikasikan visi, misi dan value perusahaan.
5. Training, Perusahaan bisa mensetup training house di dunia virtual. Polanya seperti elearning, namun interfacenya 3D, jadi orang seolah-olah memang masuk ke dalam ruang training dan ada yang mengajar. bahkan materi pelajarannya dapat di visualkan dengan lebih atraktif dan informatif.
6. Recruiting, seperti juga di web, perusahaan bisa mengadakan recruiting bahkan interviewing melalui media ini.
7. Eksperimen, Perusahaan dapat berekperimen dengan produk-produknya misalkan saja perusahaan melakukan pre launcing produk untuk melihat efeknya terhadap pasar. atau berekperimen mengubah logo dan kemasan produk tertentu, dst.
8. Co-Creating Products/Solution, didunia virtual perusahaan bisa sangat terbuka untuk katakanlah merumuskan solusi bersama dengan customer. Misalnya saja dibuat forum-forum diskusi rutin membahas mengenai masalah tertentu. Atau mendiskusikan tentang produk baru yang akan diluncurkan oleh perusahaan.
9. Brand Experience, karena didunia virtual tidak ada batas-batas fisik, maka brand experience dapat di explore dengan lebih creatif dan imaginatif lagi sehingga bisa menimbulkan brand experience yang fantastik.
10. Data Visulisasi, perusahaan jasa atau teknologi tinggi yang biasanya kesulitan dalam menjelaskan produk dan jasana, bisa menggunakanvirtual world ini sebgai media untuk memvisualkan produk atau jasanya dengan lebih menarik.
Demikian beberapa manfaat yang bisa di gali dari keikutsertaan perusahaan dalam dunia virtual.
Saving Lives in a Virtual World
Simulasi Saving Lives in a Virtual World adalah prosedur standar yang digunakan oleh mahasiswa dibidang medis sebagai implementasi dari pengetahuan yang mereka dapatkan di bangku kuliah. Dalam simulasi ini mahasiswa berada didalam dunia maya dalam bentuk 3 Dimensi yang hampir menyerupai pada kejadian nyata dimana setiap karakter dapat membuat skenario sendiri dan berbeda-beda sehingga kesalahan kecil dalam memberikan pertolongan pertama tidak boleh dilakukan karena dapat berakibat fatal bagi pasien. Didalam permainan ini mereka juga dapat merawat pasien dengan memeriksa denyut nadi, membalut luka dan juga memberikan obat-obatan. Mereka juga dapat menggunakan alat bantu lainnya, termasuk semua peralatan yang biasanya terdapat didalam sebuah mobil ambulan, seperti masker oksigen dan elektrokardiogram (ECG) untuk menguji aktivitas listrik di jantung.
Setelah mendiagnosa serta memberikan pertolongan pertama kepada pasien dilokasi kejadian, siswa harus memutuskan untuk memapah pasien ke dalam ambulan dan kemudian mengatur perangkat GPS (Global Posisition System) untuk membawa pasien ke rumah sakit yang terdekat dan menyerahkan hasil diagnosa sementara yang diperoleh dilapangan.
Simulasi saving lives in a virtual world ini merupakan sebuah metode pembelajaran yang menyenangkan dalam menyerap materi kuliah yang disampaikan dan juga sebagai alat bantuan yang memungkinkan siswa untuk melakukan praktek di lingkungan yang aman.
“The most important thing is that they can afford to make mistakes online, which they could not afford to do in real life. “Yang paling penting adalah bahwa agar mereka dapat mengetahui kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan dalam memberikan perawatan sehingga nantinya mereka tidak melakukan kesalahan-kesalahan tersebut didalam kehidupan sehari-hari.”
Belajar Unggah Ungguh Dengan Virtual World
Perkembangan teknologi informasi sangat pesat sekali, meskipun tidak merata namun perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi di Jogja tak kalah dengan kota-kota besar lainnya. Akan tetapi dampak negative akan perkembangan teknologi informasi ini adalah mereka menyalah gunakan akan fungsi dari teknologi informasi ini. Hal tersebut bisa kita amati dengan generasi penerus bilamana sudah didepan computer yang didalamnya sudah bermuatan game, ya otomatis dia akan sering bahkan selalu akan tiap harinya bercumbu dengan computer. Apalagi kalau sudah terhubung dengan internet ya tiap saat dicuma berkejubung dalam dunia maya sedang dunia yang nyata ini malah diduakan.
Kemudian efek atau imbasnya adalah kurangnya komunikasi dengan masyarakat sekitar. Dengan kurangnya komunikasi dengan masyarakat dalam dunia nyata maka tidak menutup kemungkinan akan tumbuh sifat individualis, dan yang disayangkan adalah hilangnya unggah-ungguh kepada orang lain. Mungkin hal ini di sebabkan karena kurang komunikasi dengan masyarakat dalam dunia nyata. Unggah-Ungguh tidak bisa dipelajari hanya dengan teori saja, tapi dengan praktek dan harus ada yang menyontohkan langsung. Tanpa itu unggah-ungguh tidak ada taste-nya.
Seiring dengan perkombangan teknologi maka tidak salah bila Unggah ungguh disini bisa kita pelajari dengan Virtual World. Dimana didalam Virtual World ini ada teori dan contoh dan seakan-akan kita mempraktekannya langsung. Dalam virtual world ini kita bias dihadapkan langsung kepada siapa kita hadapi baik yang lebih muda, sebaya, ataupun kepada yang lebih tua. Dan disini kita bisa melihat bagaimana kita berunggah-ungguh (beretika) dengan masyarakat kepada orang yang lebih muda, sebaya, dan kepada yang lebih tua. Disini juga ada study kasus bilamana menghadapi permasalahan, bagaimana bisa bersifat bijak dalam mengatasinya. Ya tak mungkin lagi kalau tanpa unggah-ungguh yang digunakan. Unggah-ungguh jengan sampai hilang dari budaya kita terutama orang jawa yang terkenal akan unggah-ungguhnya.
Rabu, 31 Desember 2008
Senin, 22 Desember 2008
my fist love
.jpg)
buat temen-temen blogger yang butuh inspirasi n masih bingung gimana mo ngungkapin cinta ma seseorang, mungkin video singkat ini bisa dijadikan referensi buat kalian semua....
video ini diambil oleh temen-temen SMAku pada 21 april 2007 pas aku nembak my Chayankq,luvly,honey bunny, atau apalah itu namanya....
hehehe....
tuh ada lagi fotonya di atas
Langganan:
Postingan (Atom)
